google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Sebelumnya ia telah berkali-kali melamar pekerjaan secara daring melalui aplikasi pencari kerja. Beberapa kali dipanggil wawancara, namun kelanjutannya tak kunjung datang.
“Sudah interview, tapi lama, seperti di-ghosting,” ungkapnya.
Rahman berharap pemerintah semakin memperbanyak lapangan pekerjaan, khususnya bagi lulusan SMK yang baru memasuki dunia kerja.
“Semoga lapangan kerja diperbanyak dan proses melamar dibuat lebih mudah,” harapnya.
Sementara itu, perjuangan berbeda datang dari Kuncoro (52), warga Cilebut yang sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan swasta besar di Indonesia. Setelah tidak lagi bekerja sejak Mei, ia memanfaatkan Job Fair Kabupaten Bogor untuk mencari peluang baru sesuai pengalaman di bidang administrasi dan properti.
“Harapan pasti ada peluang. Jangan hanya seremoni, tapi benar-benar bisa menampung pencari kerja,” katanya.


Tidak ada komentar