INFOPANTULAN.COM, BANDUNG -Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung yang menjadi korban kecelakaan tabrak lari saat menjalankan tugas.
Aiptu Asep Suhara meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan ketika dalam perjalanan kembali usai melaksanakan patroli. Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan jajaran kepolisian.
Pipit meminta jajaran Polrestabes Bandung tidak kehilangan semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas meski harus menghadapi musibah tersebut.
“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Aiptu Asep Suhara. Saya meminta seluruh personel tetap semangat dan tidak kehilangan motivasi dalam menjalankan tugas,” kata Pipit, Senin (10/8/2026).
Menurut Pipit, personel kepolisian harus tetap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sikap adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.
“Kita harus tetap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Personel juga harus adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif dalam menjalankan tugas kepolisian,” katanya.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta kasus tabrak lari yang menyebabkan Aiptu Asep Suhara meninggal dunia diusut hingga tuntas.
Dedi menegaskan, siapa pun pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
“Kasus ini harus diusut sampai tuntas. Siapa pun yang bertanggung jawab harus ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Dedi.
Di tengah suasana duka, istri korban, Eka Yulianti, mengenang Aiptu Asep sebagai sosok yang baik dan bertanggung jawab.
Menurut Eka, almarhum tidak hanya menjalankan tanggung jawab sebagai anggota kepolisian, tetapi juga merupakan sosok suami dan ayah yang baik bagi keluarganya.
Eka mengungkapkan, sebelum meninggal dunia, Asep sempat beberapa kali bercerita kepada keluarga mengenai kematian.
Kini, keluarga berharap pelaku yang menabrak Asep dan meninggalkannya di lokasi kejadian dapat segera ditemukan dan diproses secara hukum.
Keluarga juga meminta pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.