Pohon karet tumbang di Bogor Tengah, menimpa pagar SMPN 20

Abdul Halim
22 Sep 2026 14:02
Peristiwa 0 30
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan pohon besar tumbang di Jalan Ciremai Ujung, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa 22 September 2026 sore. Kejadian ini menimpa pagar SMPN 20 dan sempat mengganggu arus kendaraan karena pohon menutup sebagian ruas Jalan Ciremai.

Menurut Kepala Satlak BPBD Kota Bogor Dimas Prahadisasongko, pohon yang tumbang merupakan jenis karet dengan tinggi sekitar 8 meter dan diameter kurang lebih 30 cm. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, ketika terpaan hujan dan angin kencang membuat pohon tidak mampu menahan beban.

Pohon karet tumbang di Jalan Ciremai Ujung Bogor Tengah

Lokasi kejadian berada di area yang berdekatan dengan fasilitas sekolah, sehingga dampak langsungnya terasa pada pagar SMPN 20. Dimas menjelaskan bahwa hujan deras dan angin kencang menjadi pemicu utama pohon tumbang, lalu mengenai pagar sekolah serta memengaruhi akses jalan di sekitar titik kejadian.

Selain menimpa pagar, pohon tersebut juga sempat menutup ruas Jalan Ciremai. Kondisi ini membuat kendaraan harus melambat atau dialihkan sementara sampai proses evakuasi selesai. Gangguan lalu lintas seperti ini biasanya muncul ketika material tumbang menutup badan jalan, terutama pada jam sore ketika aktivitas warga masih tinggi.

Evakuasi cepat, arus kendaraan kembali normal

Personel BPBD melakukan penanganan di lokasi setelah menerima laporan. Langkah awal yang dilakukan adalah penanganan bahaya, kemudian proses evakuasi pohon yang tumbang dan pembersihan area terdampak. Setelah penanganan selesai, pohon dinyatakan sudah dievakuasi dan jalur yang sempat tertutup kembali bisa dilalui.

Dimas menyebutkan bahwa arus kendaraan telah berjalan normal setelah proses pembersihan. Kecepatan respons di lokasi menjadi faktor penting, karena pohon tumbang pada badan jalan berpotensi menimbulkan risiko lanjutan seperti kecelakaan atau kerusakan kendaraan, terutama bila hujan masih turun atau angin kembali kencang.

Tidak ada korban jiwa, warga diminta lebih waspada

Dimas memastikan tidak ada korban jiwa maupun laporan luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, insiden tetap menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem dapat memicu pohon tumbang, termasuk pohon berukuran besar di sekitar permukiman dan fasilitas publik.

Ia juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan disertai angin kencang. Pada kondisi seperti itu, area dekat pohon besar, kabel, dan bangunan yang berpotensi tertimpa material sebaiknya dihindari sementara, karena angin dapat mengubah kestabilan tanah maupun membuat dahan rapuh jatuh.

Cuaca ekstrem dan risiko pohon tumbang di wilayah perkotaan

Peristiwa di Bogor Tengah memperlihatkan bagaimana kombinasi hujan deras dan angin kencang dapat langsung berdampak pada infrastruktur sekitar. Pohon dengan ukuran besar seperti karet yang tingginya sekitar 8 meter dan berdiameter 30 cm memiliki bobot dan luas permukaan yang lebih besar, sehingga ketika akar atau tanah melemah akibat curah hujan, risiko tumbang meningkat.

Di area perkotaan, pohon-pohon besar sering berada di dekat jalan dan fasilitas umum. Saat terjadi gangguan cuaca, dampaknya bukan hanya pada lingkungan hijau, tetapi juga pada akses transportasi serta keamanan warga. Karena itu, penanganan cepat oleh petugas dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi dua hal yang saling melengkapi agar risiko berkurang.

Hingga proses evakuasi selesai, fokus penanganan diarahkan pada pembersihan material dan pemulihan akses jalan. Setelah kondisi kembali normal, perhatian selanjutnya bergeser pada pencegahan, terutama pada musim hujan ketika angin kencang dapat memicu kejadian serupa di titik-titik rawan.

x
x