google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Potensi gagal panen karena kemarau, Pemkab Bogor siapkan pangan murah dan pupuk

Abdul Halim
26 Agu 2026 14:08
Ekonomi 0 27
3 menit membaca

Pemantauan berkelanjutan dan skema bantuan berbasis kondisi

Pemkab Bogor menyatakan akan terus memantau kondisi pertanian di berbagai wilayah. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk mengantisipasi perubahan cepat di musim kemarau, termasuk variasi dampak antarwilayah yang bisa berbeda tingkat keparahannya. Dari hasil pemantauan itu, pemerintah daerah akan menentukan langkah intervensi dan bantuan yang sesuai kebutuhan masyarakat maupun petani.

Jaro Ade menegaskan bahwa pemerintah daerah akan hadir dan melakukan monitoring secara rutin. Jika terdapat petani yang terdampak, bantuan akan disiapkan melalui program-program yang sudah dirancang, termasuk gerakan pangan murah dan pupuk murah.

Kunjungan juga menyentuh layanan administrasi kependudukan

Menjelang peninjauan sektor pertanian, Jaro Ade terlebih dahulu menyambangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengecek jalannya pelayanan administrasi kependudukan. Ia menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, tertib, dan nyaman bagi warga yang datang mengurus dokumen.

Penekanan pada kualitas layanan administrasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga layanan dasar berjalan baik, meskipun fokus perhatian publik saat itu juga sedang berada pada isu pertanian dan dampak kemarau terhadap ketahanan pangan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x