google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Ribuan Warga Padati Alun-Alun, Ruang Riung Jadi Destinasi Favorit Malam Minggu di Bogor

Wahfidz Addiyansyah
14 Jun 2026 05:14
4 menit membaca

Menurut Yuno, penyelenggaraan acara pada malam hari juga memiliki tujuan untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

“Kalau acara malam, otomatis ada pengunjung dari luar kota yang perlu menginap. Hotel bisa terisi, restoran dan sektor kuliner juga bergerak. Jadi ada efek berantai yang positif untuk perekonomian Kota Bogor,” ujarnya.

Ke depan, Ruang Riung juga akan dikembangkan dengan melibatkan berbagai komunitas seni lainnya, termasuk komunitas musik tradisional, sehingga ragam pertunjukan yang ditampilkan semakin beragam.

Terkait dampaknya terhadap tingkat hunian hotel, Yuno mengakui hingga saat ini okupansi hotel saat akhir pekan masih cukup baik meskipun kondisi ekonomi nasional dan global sedang menghadapi berbagai tantangan.

“Memang saat akhir pekan tingkat hunian hotel masih cukup bagus. Namun kondisi ekonomi belakangan ini, mulai dari pengaruh nilai tukar dolar hingga kenaikan berbagai biaya, turut memberikan dampak. Meski begitu, kita tidak boleh patah semangat. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan meramaikan Kota Bogor,” tegasnya.

Ia bahkan memiliki gagasan agar ke depan hotel-hotel di Kota Bogor dapat menawarkan paket menginap yang terintegrasi dengan kegiatan Ruang Riung.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x