google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Selain penanganan darurat melalui pengiriman tangki air, DPRD juga mendorong solusi jangka menengah untuk mengurangi risiko krisis air bersih. Salah satu usulan yang akan dibahas adalah pembebasan biaya pemasangan sambungan baru Perumda Tirta Pakuan bagi warga yang tinggal di kawasan rawan kekeringan.
“Kami akan mengusulkan agar pemasangan sambungan air baru dapat digratiskan bagi masyarakat yang benar-benar terdampak, sehingga mereka memiliki akses air bersih yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera berkoordinasi dengan pemerintah apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Menurutnya, laporan yang disampaikan secara kolektif akan mempercepat proses penyaluran bantuan oleh BPBD.
“Kalau ada satu lingkungan dengan sekitar 20 hingga 30 warga yang terdampak, segera laporkan kepada BPBD agar bantuan air bersih bisa langsung dikirim ke lokasi,” pungkasnya.


Tidak ada komentar