
INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Kontingen judo Kota Bogor semakin memperlihatkan dominasinya dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Hingga hari ketiga pertandingan, para judoka Kota Hujan telah mengumpulkan sembilan medali emas, satu perak, dan lima perunggu.
Perolehan tersebut bertambah setelah para atlet berhasil menyumbangkan empat emas, satu perak, dan tiga perunggu dalam pertandingan yang berlangsung di Indoor B GOR Pajajaran, Kota Bogor.
Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Bogor, An-an Andri Hikmat, menilai pencapaian tersebut melampaui perkiraan awal tim. Pasalnya, selain memenuhi target empat medali emas, sejumlah atlet juga berhasil merebut medali perak dan perunggu.
Menurut An-an, salah satu hal yang menggembirakan adalah kemampuan atlet-atlet junior bersaing dengan judoka yang lebih berpengalaman. Bahkan, salah satu atlet muda Kota Bogor mampu memberikan perlawanan ketat kepada atlet yang pernah meraih dua gelar juara PON dan tampil di SEA Games.
“Ini menjadi hal yang membanggakan bagi kami. Atlet yang masih duduk di kelas dua SMP sudah mampu memberikan perlawanan kepada atlet berpengalaman. Mudah-mudahan menjadi modal penting untuk perjalanan kariernya ke depan,” kata An-an.
Adapun empat medali emas Kota Bogor diperoleh Faturrahman di kelas -66 kilogram putra, Dewa Kade Krama di kelas -73 kilogram putra, Kasani Najmusifah di kelas -63 kilogram putri, serta Mia Maulidini di kelas -78 kilogram putri.
Satu medali perak disumbangkan Siti Latifah dari kelas -70 kilogram putri. Sedangkan tiga medali perunggu lainnya berasal dari nomor yang diikuti atlet-atlet junior, yakni kelas -55 kilogram, -78 kilogram, dan +78 kilogram.
An-an menyebutkan, seluruh atlet Kota Bogor yang telah menyelesaikan pertandingan hingga hari ketiga berhasil membawa pulang medali. Kondisi ini menjadi penyemangat bagi tim untuk melanjutkan perjuangan pada sejumlah nomor yang masih tersisa.
“Kami masih memiliki tujuh kelas yang akan dipertandingkan berikutnya dan satu kelas beregu bebas pada Senin. Mudah-mudahan kesempatan ini bisa kembali menghasilkan medali emas,” ujarnya.
Dengan capaian sementara tersebut, PJSI Kota Bogor semakin optimistis mengejar target mempertahankan gelar juara umum judo Porprov Jawa Barat untuk keempat kalinya secara berturut-turut.
An-An pun meminta dukungan dan doa masyarakat Kota Bogor agar para atlet mampu menyelesaikan seluruh pertandingan dengan hasil terbaik.
PJSI Kota Bogor juga telah menyiapkan agenda pembinaan jangka panjang. Setelah Porprov XV Jabar 2026, persiapan atlet akan langsung diarahkan untuk menghadapi babak kualifikasi PON 2028 di Nusa Tenggara Barat serta SEA Games 2027 di Malaysia.
Pembinaan berjenjang menjadi strategi yang terus diperkuat, mulai dari atlet usia TK, SD, SMP, SMA hingga kategori senior. Langkah ini dilakukan untuk memastikan regenerasi berjalan sehingga prestasi judo Kota Bogor dapat terus dipertahankan.
“Di judo tidak ada istilah berhenti dan istirahat. Setelah Porprov, kami langsung menggenjot persiapan untuk PON dan SEA Games. Kami ingin ketika atlet senior menyelesaikan masa bertandingnya, atlet junior sudah siap menggantikan. Jadi, pembinaan harus terus berjalan,” tandasnya.

