
INFOPANTULAN.COM, BOGOR– Masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkantoran Cibinong kini bisa bernapas lega. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor memastikan sejumlah titik parkir di kawasan tersebut diberlakukan gratis, termasuk di sekitar Alun-alun Kabupaten Bogor.
Kebijakan itu dilakukan di tengah proses evaluasi penataan kawasan perkantoran dan pengelolaan parkir. Dishub Kabupaten Bogor juga telah melayangkan surat teguran kepada PT Hayun lantaran ditemukan sejumlah regulasi yang dinilai belum sesuai.
Kepala UPT I Wilayah I Cibinong Dishub Kabupaten Bogor, Herman Siswandy Hidayat, mengatakan evaluasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas penataan kawasan serta pengaduan masyarakat.
“Memang ada beberapa regulasi yang tidak sesuai, makanya kita bikin surat teguran. Sambil menunggu evaluasi, kita sekarang melakukan sosialisasi di beberapa titik parkir,” ujar Herman, Rabu (19/8/2026).
Sosialisasi dilakukan di sejumlah lokasi, mulai dari kawasan Pajak, Satpol PP, Dinas Pendidikan hingga Alun-alun Kabupaten Bogor.
Untuk memperjelas penerapan parkir gratis, Dishub menyiapkan rambu-rambu portable yang dipasang di sejumlah titik. Rambu tersebut secara tegas mencantumkan tulisan “Parkir Gratis”.
“Di situ ada tulisan ‘Parkir Gratis’. Sampai dengan Alun-alun. Di Alun-alun juga kita berlakukan parkir gratis,” katanya.
Warga Diminta Jangan Bayar Jukir Liar
Meski parkir gratis diberlakukan, Herman meminta masyarakat tetap tertib dan menggunakan lokasi parkir yang telah disediakan.
Di kawasan Alun-alun, misalnya, masyarakat dapat memanfaatkan area parkir di sekitar masjid. Sementara warga yang datang ke kawasan perkantoran diminta menggunakan kantong-kantong parkir yang telah tersedia.
Dishub juga memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak memberikan uang kepada juru parkir (jukir) liar.
“Kalau ada jukir liar jangan memberikan uang. Gunakan tempat parkir yang sudah disediakan, di masjid atau di perkantoran,” tegas Herman.
Untuk mengantisipasi keberadaan jukir liar, Dishub akan menyiagakan petugas di sekitar Alun-alun. Petugas nantinya melakukan pengawasan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat maupun jukir.
Namun, Herman menyebut penertiban tidak dilakukan secara langsung dan menyeluruh. Dishub memilih pendekatan bertahap karena saat ini masih berada dalam tahap sosialisasi dan evaluasi.
“Kalau kita langsung larang, dalam tahapan sosialisasi agak berat, langsung berhadapan dengan masyarakat di sana. Kita coba sedikit-sedikit kita atur,” ujarnya.
Ia menegaskan, parkir gratis tersebut merupakan bagian dari langkah sementara selama proses evaluasi penataan kawasan perkantoran Cibinong berlangsung.
Dishub Kabupaten Bogor akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan di lapangan sembari menunggu hasil evaluasi terkait sistem dan pengelolaan parkir di kawasan tersebut.

