Desain Leuwih Batutulis Dinilai Belum Representasikan Hutan Kota, Dedie Minta Tambah Pohon

Hasan U
6 Okt 2026 23:13
News 0 4
2 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mengevaluasi penataan kawasan Leuwih Batutulis yang berkaitan dengan proyek pemindahan lintasan Jalan R. Saleh Danasasmita. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyoroti desain kawasan tersebut agar tidak hanya mengedepankan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu merepresentasikan konsep hutan kota.

Dedie mengatakan, penataan kawasan yang beriringan dengan pemindahan akses jalan tersebut perlu memperhatikan aspek ekologis. Menurutnya, rancangan yang ada saat ini masih perlu diperkuat dengan penambahan vegetasi, khususnya pohon-pohon keras.

“Kemarin sempat saya kritisi karena desainnya masih belum sepenuhnya merepresentasikan sebagai hutan kota. Saya juga sudah minta bantuan untuk dilakukan penambahan tanaman, khususnya pohon-pohon keras,” kata Dedie.

Menurut Dedie, keberadaan pohon keras tidak hanya penting untuk memperkuat fungsi ekologis kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mitigasi terhadap potensi pergerakan tanah.

Penataan kawasan tersebut juga berkaitan dengan tujuan utama pemindahan lintasan Jalan R. Saleh Danasasmita, yakni mengurangi risiko bagi pengguna jalan yang sebelumnya berada di sekitar zona tebingan.

“Kita harus memastikan bahwa tujuan dari pemindahan jalan itu tercapai, yakni tidak lagi kemudian menimbulkan risiko terjadinya longsor dan sebagainya,” tegasnya.

Karena itu, Pemkot Bogor memastikan evaluasi terhadap desain kawasan tetap dilakukan. Penataan Leuwih Batutulis diharapkan dapat mengintegrasikan aspek keselamatan infrastruktur dengan fungsi ekologis kawasan.

Dengan demikian, pemindahan lintasan jalan tidak sekadar menghasilkan perubahan akses lalu lintas, tetapi juga mendukung penataan kawasan yang lebih aman sekaligus mempertahankan fungsi lingkungan di sekitar Batutulis. ( Abi )

x
x