google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Menurut Dedie A Rachim, CFD memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar menyediakan waktu untuk olahraga. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membiasakan masyarakat menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya aktivitas sesekali ketika ada agenda pemerintah.
Ia menekankan bahwa budaya aktif tidak cukup hanya dibentuk melalui event di ruang publik. Kebiasaan bergerak dan beraktivitas perlu ditanamkan di berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, tempat kerja, kelurahan, hingga lingkungan keluarga. Dengan cara itu, dorongan hidup sehat tidak berhenti di satu titik dan satu hari kegiatan.
Dedie A Rachim menilai keberhasilan pembangunan di bidang olahraga tidak semata-mata dilihat dari banyaknya kegiatan yang digelar pemerintah. Fokusnya harus bergeser pada dampak nyata, yakni meningkatnya aktivitas masyarakat dalam menjaga kebugaran dan kesehatan.
Penilaian seperti ini membuat pemerintah perlu melihat indikator yang lebih dekat dengan kondisi riil di lapangan. Artinya, kegiatan CFD dan program sejenis diharapkan menghasilkan perubahan perilaku, misalnya warga lebih sering bergerak, lebih rutin berolahraga, atau lebih sadar terhadap pentingnya kesehatan.


Tidak ada komentar