google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

DPRD Kabupaten Bogor Dukung Kajian Kereta Gantung di Puncak

Nelly Sipayung
29 Agu 2026 13:52
3 menit membaca

“Kami sangat terbuka terhadap berbagai terobosan, uji kelayakan, dan ide-ide anak bangsa yang bagus. Tetapi tetap harus dilihat kajian lingkungannya, keberpihakannya kepada masyarakat, penambahan PAD, serta daya dukung pembiayaannya,” katanya.

Agus juga membuka peluang keterlibatan investor dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Menurutnya, skema investasi dari pihak swasta dapat menjadi pilihan menarik apabila tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.

“Kalau ada investor dari luar dan pembiayaannya tidak mengganggu APBD, tentu itu bisa menjadi salah satu skema yang baik. Dengan begitu, APBD kita bisa tetap dikonsentrasikan untuk pembangunan sektor lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, Agus Salim menekankan bahwa masuknya investasi harus memberikan dampak positif secara menyeluruh. Ia meminta pemerintah memastikan masyarakat lokal, termasuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ikut mendapatkan manfaat dari pembangunan tersebut.

“Yang pasti harus ada keberpihakan kepada lingkungan dan kepada UMKM. Pembangunan itu harus memberikan dampak positif, bukan justru menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.

Terkait wacana penggunaan kereta gantung sebagai salah satu alternatif transportasi di kawasan Puncak, Agus menilai konsep tersebut berpotensi mengurangi jumlah kendaraan yang naik ke kawasan wisata tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x