Komisi III DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan GOR Pajajaran Rampung Sesuai Target

Riky Iskandar
22 Sep 2026 10:12
3 menit membaca

INFOPANTULAN.COM, BOGOR – Komisi III DPRD Kota Bogor meninjau perkembangan pembangunan kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran pada Selasa (22/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan fisik berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun spesifikasi material yang telah ditetapkan.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran Komisi III melihat sejumlah fasilitas, mulai dari Tribun Barat, arena utama, jogging track yang telah rampung, hingga lintasan atletik yang masih dalam proses pengerjaan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Abdul Rosyid, mengatakan hasil peninjauan menunjukkan kualitas material dan pekerjaan di lapangan cukup baik. Namun, ia meminta seluruh pekerjaan tetap dikawal agar target penyelesaian dapat tercapai.

“Mudah-mudahan target 2 Desember 2026 tercapai. Kami juga berpesan agar aspek keamanan dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Abdul Rosyid, Selasa (22/9/2026).

Selain GOR, rombongan DPRD juga mengecek fasilitas kolam renang yang nantinya digunakan untuk pertandingan cabang olahraga pentathlon. Kolam utama disebut sudah dapat difungsikan, sedangkan kolam pemanasan dengan kedalaman 80 sentimeter masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai pada akhir November.

“Fasilitas lainnya yang menjadi perhatian adalah wall climbing yang didatangkan dari India. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pertandingan sekaligus meningkatkan kualitas sarana olahraga bagi atlet Kota Bogor,” jelasnya.

Komisi III DPRD juga meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor melakukan pengawasan secara ketat terhadap pekerjaan yang masih berlangsung.

Pengawasan tersebut mencakup kesesuaian spesifikasi material, kualitas konstruksi, hingga ketepatan waktu penyelesaian.

“Hal ini dinilai penting karena sejumlah fasilitas akan digunakan dalam pelaksanaan Porprov Jabar 2026 yang mulai digelar 6 November mendatang,” katanya.

Dari sisi kapasitas, gedung arena GOR Pajajaran dirancang mampu menampung hingga 2.000 penonton di lantai satu. Area tersebut juga dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung, seperti kafe, ruang rapat, dan loket tiket.

“Sementara lantai dua akan digunakan sebagai ruang kantor pengelola serta kantor Dispora Kota Bogor. Penataan ini juga diikuti rencana pembongkaran gedung kantor Dispora lama pada akhir September hingga Oktober 2026,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengatakan perkembangan pembangunan kawasan GOR Pajajaran sejauh ini berjalan positif. Bahkan, penyelesaian stadion diproyeksikan lebih cepat dibandingkan target awal.

“Alhamdulillah progres pembangunan di kawasan GOR Pajajaran berjalan dengan baik. Untuk stadion, progresnya sudah menunjukkan hasil positif, tinggal sedikit lagi penyempurnaan. Kita targetkan akhir Oktober ini sudah selesai, lebih cepat dua bulan dari target awal,” kata Anas.

Menurut Anas, Kota Bogor akan menggunakan 17 venue untuk mendukung pelaksanaan Porprov Jabar 2026. Venue tersebut tersebar di Kota Bogor maupun wilayah lain sesuai dengan karakteristik cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Total venue untuk Porprov ada 17 venue yang tersebar. Untuk cabor menembak di Lapangan Kahuripan Bogor Barat, gantole di Kabupaten Bogor, paralayang di Puncak, bola tangan di Sentul, arung jeram di Pamoyanan, dan untuk cabang beladiri seperti Taekwondo dan Karate akan dipusatkan di GOR,” jelasnya.

Anas menambahkan, pemerintah daerah optimistis seluruh fasilitas pendukung dapat diselesaikan dan dioperasikan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

“Kita targetkan tanggal 2 Desember 2026 GOR sudah bisa digunakan secara resmi. Untuk kantor Dispora yang ada di Tribun Timur nanti akan kita tinggikan, dan kantor Dispora yang lama akan kita bongkar pada akhir September atau Oktober ini,” pungkasnya.

x
x