google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kota Bogor digelar di Masjid Agung Al Isra

Abdul Halim
27 Agu 2026 00:30
Peristiwa 0 19
5 menit membaca

Jenal Mutaqin juga menjelaskan bahwa upaya pemerintah daerah selama masa kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan dirinya yang belum genap dua tahun terus berupaya menghadirkan keadilan melalui berbagai fasilitas publik. Contohnya, penyediaan jalur pedestrian bagi pejalan kaki dan jalur sepeda bagi pengguna sepeda, sebagai bentuk perhatian pada kebutuhan mobilitas warga.

Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kota Bogor dilaksanakan di Masjid Agung Al-Isra Kota Bogor, Rabu (26/8/2026).

Namun, ia mengingatkan bahwa keadilan tidak cukup berhenti pada penyediaan fasilitas. Keberhasilan program harus diimbangi rasa cinta dan rasa memiliki agar fasilitas publik tetap terjaga dari kekumuhan dan tindakan yang membuat lingkungan kotor. Ia menyinggung perlunya tanggung jawab bersama, termasuk ketika ada aktivitas warga yang berpotensi mengganggu ketertiban, seperti pedagang yang seharusnya tetap menjaga agar jalur pedestrian dan badan jalan tidak terganggu.

Ajakan menjaga kota bersama warga dan pejabat

Dalam bagian lain sambutannya, Jenal Mutaqin mengajak semua pihak saling menjaga. Ia tidak menutup ruang bagi warga untuk berusaha, tetapi menekankan bahwa aktivitas tersebut perlu disertai tanggung jawab agar ketertiban dan kebersihan fasilitas publik tetap terpelihara. Menurutnya, kota bukan hanya milik pemerintah, melainkan juga milik warga, sehingga upaya menjaga kebersihan dan keteraturan perlu dilakukan bersama.

Ajakan itu juga diperluas pada aspek doa. Jenal Mutaqin meminta doa agar para pemimpin mulai dari level tertinggi hingga tingkat RT dan RW dapat menjalankan amanahnya dengan baik. Pesan ini menempatkan Maulid sebagai sarana menguatkan ikatan sosial antara masyarakat dan penyelenggara pemerintahan, bukan sekadar kegiatan keagamaan yang berlangsung sesaat.

Antusias warga dari Bogor Raya: silaturahmi dan menambah ilmu

Antusiasme jamaah terlihat jelas dari warga yang hadir sejak pagi. Ami, warga Kecamatan Bogor Utara, menyampaikan bahwa ia datang untuk kedua kalinya setelah tahun sebelumnya. Ia juga membawa saudara dari luar Kota Bogor yang ikut serta, karena telah membuat kesepakatan untuk bertemu di masjid. Bagi Ami, Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan mendengarkan ceramah dan menambah ilmu agar dapat memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x