google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Wildan menjelaskan, terdapat sejumlah penyesuaian dalam APBD murni 2026. Salah satu perubahan terbesar adalah pembatalan pembangunan Hotel Asrama Haji senilai Rp120 miliar pada tahun ini. Anggaran tersebut kemudian dialihkan untuk mendukung berbagai program prioritas di sejumlah OPD.
Dari total anggaran yang dialihkan, sebesar Rp90 miliar diberikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU), sedangkan sisanya didistribusikan kepada perangkat daerah lainnya sesuai kebutuhan pembangunan.
Selain itu, rencana pengadaan videotron juga dibatalkan setelah adanya rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dana tersebut kini difokuskan untuk mendukung sektor olahraga melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), termasuk perbaikan atap Stadion Pakansari.


Tidak ada komentar