google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM – Kepastian pelayanan kesehatan untuk pasien peserta BPJS di RSUD Kota Bogor mendapat sorotan dari PC GARUDA KPP-RI Kota Bogor. Organisasi tersebut mempertanyakan alur layanan yang disebut berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB pada Sabtu, 12 September 2026, serta bagaimana informasi kamar dan opsi perawatan disampaikan kepada keluarga pasien.
Sekretaris Umum PC GARUDA KPP-RI Kota Bogor, Fathan Kamal Maulana, mengatakan pihaknya menerima keluhan dari keluarga pasien terkait proses yang dinilai tidak cukup transparan. Menurut penuturan keluarga, mereka beberapa kali menanyakan ketersediaan kamar untuk perawatan, tetapi tetap memperoleh jawaban bahwa kamar dalam kondisi penuh.
Fathan menyampaikan bahwa keluarga pasien sebenarnya bersedia membayar sesuai ketentuan apabila kamar VIP tersedia. Namun, informasi yang diterima saat itu menyebutkan kamar tetap penuh, sehingga pasien akhirnya pulang karena kecewa setelah menunggu cukup lama.
Setelah pasien pulang, muncul penjelasan lain dari pihak rumah sakit terkait mekanisme naik kelas. Fathan menuturkan bahwa keluarga kemudian diberi informasi bahwa bila ingin naik ke VIP, hal tersebut dapat disampaikan kepada perawat atau customer service, dan jika tersedia pasien dapat diproses masuk VIP terlebih dahulu. Dalam pandangan GARUDA, penjelasan semacam ini seharusnya disampaikan secara lebih terbuka sejak awal agar keluarga dapat memahami pilihan yang tersedia.
GARUDA juga mempertanyakan apakah seluruh kelas kamar memang penuh pada rentang waktu 20.00 sampai 23.00 WIB, atau hanya kelas tertentu yang tidak tersedia. Pertanyaan ini dianggap penting karena menentukan apakah keluarga semestinya diarahkan pada opsi perawatan lain sejak awal proses.


Tidak ada komentar