google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

INFOPANTULAN.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan susur Sungai Cileungsi selama dua hari berturut-turut, Rabu hingga Kamis 25 sampai 27 Agustus 2026. Langkah ini difokuskan untuk memetakan sekaligus mengidentifikasi titik-titik saluran pembuangan atau outfall industri yang diduga menjadi sumber pencemaran air sungai.
Kegiatan susur melibatkan personel TNI AL serta Tim Patroli Sungai DLH Provinsi Jawa Barat. Rute penyisiran dimulai dari kawasan Jembatan Wika, melewati Jembatan Cikuda, hingga titik perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kota Bekasi, agar gambaran kondisi di sepanjang aliran lebih menyeluruh.
Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memastikan kondisi Sungai Cileungsi dapat dipantau secara langsung. Menurutnya, fokus utamanya adalah potensi sumber pencemaran yang berasal dari aktivitas industri di sekitar bantaran sungai, yang biasanya tidak selalu terlihat dari data administratif.
Teuku Mulya menambahkan, pemetaan dan identifikasi langsung menghasilkan data lapangan yang dapat dipakai sebagai bahan inventarisasi dan pemantauan. Data tersebut juga akan membantu menentukan langkah pengendalian apabila ditemukan indikasi pencemaran dari titik outfall tertentu.


Tidak ada komentar