google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

Di tengah kondisi kualitas udara kategori sedang, aktivitas olahraga masyarakat masih diperbolehkan. Namun, Pemkot Bogor mengimbau warga memilih olahraga di dalam ruangan.
“Masih dibolehkan untuk berolahraga, tetapi alangkah lebih baiknya olahraga yang bersifat indoor. Kita mencegah daripada mengobati,” ujarnya.
Dinas Kesehatan juga akan melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sejumlah wilayah untuk mendeteksi kemungkinan dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Sementara itu, aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berjalan normal. Namun, ASN yang bekerja di lapangan akan dibekali masker sesuai standar dan aktivitas luar ruang akan dibatasi.
Untuk ASN yang memiliki riwayat gangguan pernapasan, mekanisme bekerja dari rumah (WFH) dapat diusulkan melalui OPD masing-masing.
Pemkot Bogor juga meniadakan kegiatan apel di lapangan dan akan memberikan pengarahan khusus kepada petugas lapangan, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
Jenal mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada dengan menjaga kesehatan, memperbanyak minum air putih, serta menutup rapat pintu dan jendela rumah saat tidak diperlukan untuk mencegah debu masuk ke dalam ruangan.


Tidak ada komentar