google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

PJU minim di Jalan Jampang Gunung Sindur, warga minta lampu penerangan segera dipasang

Abdul Halim
27 Agu 2026 12:00
Bogor 0 20
4 menit membaca
Kondisi Jalan Jampang di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor yang gelap gulita dikeluhkan warga.

Ketika jalan tidak cukup terang, warga biasanya akan memilih waktu perjalanan yang lebih terbatas, mengurangi aktivitas di jam yang lebih malam, atau mengandalkan penerangan dari kendaraan. Dampaknya bisa berimbas pada mobilitas warga yang bekerja atau memiliki kegiatan di luar rumah pada sore hingga malam.

Selain itu, penerangan jalan yang memadai juga berperan dalam aspek pencegahan. Area yang gelap sering kali lebih sulit dipantau dan membuat orang merasa was-was, terutama jika harus melintas sendirian atau membawa barang. Karena itu, penambahan PJU bukan semata urusan fasilitas, tetapi menyangkut kualitas layanan ruang publik.

Respons publik ikut menyoroti prioritas pembangunan

Keluhan warga terkait PJU tidak hanya berhenti pada permintaan lampu. Di kolom komentar, sejumlah netizen ikut menyinggung isu prioritas pembangunan di Kabupaten Bogor, termasuk rencana pengadaan videotron di beberapa kecamatan. Mereka mempertanyakan penggunaan anggaran dan menduga adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan infrastruktur dasar seperti penerangan jalan dan program lain yang dinilai kurang mendesak.

Beberapa komentar bernada sindiran muncul dengan membandingkan kebutuhan penerangan jalan dengan rencana pemasangan videotron. Ada pula yang secara langsung mengaitkan “pencahayaan” dengan program visual tertentu, seolah menilai bahwa perhatian terhadap lampu jalan seharusnya menjadi prioritas lebih awal.

Meski komentar di ruang publik tidak otomatis menjadi keputusan kebijakan, ia menunjukkan adanya persepsi warga bahwa kebutuhan di lapangan belum tertangani secara memadai. Persepsi semacam ini penting karena dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap konsistensi perencanaan pembangunan.

Kenapa PJU penting untuk jalur penghubung antarwilayah

PJU pada dasarnya berfungsi untuk meningkatkan visibilitas dan membantu pengguna jalan menavigasi rute dengan lebih aman. Pada jalur penghubung seperti Jalan Jampang, perannya semakin besar karena jalan tersebut menghubungkan dua wilayah yang berbeda aktivitasnya. Artinya, arus kendaraan dan pergerakan warga bisa terjadi pada jam-jam yang bervariasi.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x