google-site-verification: googlee764d4e3cb0d20cc.html

“Kami mendukung penuh visi besar UIKA agar pemerataan pendidikan benar-benar terwujud. Bangku kuliah tidak boleh hanya milik orang kaya; anak siapa pun, dari latar belakang apa pun, berhak untuk sekolah,” ujar Safrudin.
Ia menilai kolaborasi antara alumni, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah menjadi kunci agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Safrudin berharap Pemerintah Kota Bogor dapat ikut bersinergi sehingga semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Sementara itu, Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., mengungkapkan hingga saat ini sudah terdapat 116 warga Kota Bogor yang mengajukan bantuan melalui Program Orang Tua Asuh Pendidikan Tinggi.


Tidak ada komentar